
Penempatan Pompa NON Submersible
Dalam konsep bidang Water Management, Pompa sebagai Peralatan Air, Posisi Penempatan pompa di atas permukaan air disebut Pompa NON Submersible. Atau dikenal juga dengan istilah pemakaian kering ( dry use) atau penempatan kering( dry placement )
Istilah ini berlaku untuk semua jenis pompa, baik Pompa Air, Pompa Cairan Khusus, Pompa Lain termasuk Pompa Udara atau sering juga disebut dengan istilah blower atau aerator, meskipun tidak semua pompa udara atau blower berfungsi sebagai aerator ( terkait hal ini bisa kunjungi laman Aerator ). Yang hampir dapat dipastikan Pompa udara sebagai aerator hanya pada section sektor Perikanan.
Selain hal tersebut di atas ada penempatan Submersible & Semi Submersible dalam konsep water management.
Karakteristik Umum
Secara Umum Pompa Jenis ini memiliki dua kemampuan. Kemampuan dimaksud adalah kemampuan daya hisap ( vacum ) dan kemampuan daya dorong atau daya pancar.
Jadi pada brosur pompa air, umumnya tertera total hight
Pompa Karakter Khusus
Ada beberapa Pompa termasuk dalam kelompok ini, Yang dikenal dengan beberapa istilah nama pompa. Diantaranya :
- Pompa In Line
- Pompa Boster ( Pompa dorong )
Yang membedakan Pompa dalam kelompok ini umumnya tidak mempunyai kemampuan daya vacum ( daya hisap ), hanya memiliki daya dorong atau daya pancar.